Kamis, 29 Maret 2012

IBU Q........Lophe..lophe..lophe,,,,


Suatu ketika.....Seorang bayi siap untuk dilahirkan ke Dunia Menjelang diturunkan dia bertanya kepada TUHAN “ Para Malaikat di sini mengatakan bahwa besok engkau akan mengirimkanku ke Dunia Tetapi bagaimana cara saya hidup di sana saya begitu kecil dan lemah kata si Bayi Tuhan menjawab aku telah memilih satu Malaikat untukmu ia akan menjaga dan mangasihimu Tapi di Surga apa yang saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa, ini cukup bagi saya untuk bahagia demikian kata “ si bayi “ Tuhan pun menjawab, “Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan jadi lebih berbahagia Si bayi bertanya kembali “ dan apa yang dapat saya lakukan saat saya ingin berbicara kepada-Mu?” Sekali lagi tuhan menjawab “Malaikatmu akan mengajarkanmu bagaimana cara berdo’a” Si bayi masih belum puas, Ia pun bertanya lagi saya mendengar bahwa di bumi banyak orang jahat siapa yang akan melindungi saya? Dengan penuh kesabaran Tuhan pun menjawab “Malaikat akan melindungimu dengan tahukah jiwanya sekalipun” Si bayi tetapi belum puas dan melanjutkan pertanyaannya “tapi saya akan bersedih karena tidak melihat engkau lagi” dan Tuhanpun menjawab “ Malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang aku dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepada-Ku walaupun sesungguhnya aku selalu berada di sisi Mu” Saat itu Surga begitu tenangnya sehingga suara dari bumi dapat terdengar dan sang anak dengan suara lirih bertanya “Tuhan ............. jika saya harus pergi sekarang bisakah engkau memberitahu siapa nama Malaikat dimanakah nanti? Tuhan pun menjawab “ kamu dapat memanggil Malaikat >< ........IBU........... >Kenanglah Ibu........... yang menyayangimu Untuk Ibu yang selalu meneteskan air mata ketika kau pergi.......... Ingatkah engkau ketika Ibumu rela tidur tanpa selimut demi melihatmu tidur nyenyak dengan dua selimut membalut tubuhmu Ingatkah engkau ketika jemari Ibu....... mengusap lembut kepalamu? ...dan ingatkah engkau ketika air mata menetes dari mata Ibumu........ ketika Ia melihatmu terbaring sakit? Sesekali jengukalah Ibumu yang selalu menantikan kepulanganmu di Rumah tempat kau dilahirkanKembalilah memohon maaf pada Ibumu yang selalu rindu akan senyumanmu Jangan biarkan engkau kehilangan saat- saat yang akan kau rindukan dimana datang ketika Ibu telah tiada........ Tak ada lagi yang berdiri di depan pintu menyambut kita Tak ada lagi senyuman indah .... tanda bahagia.... yang ada hanyalah kamar yang kosong tiada penghuninya yang ada hanyalah baju telah digantung di lemari kamarnya Tak ada lagi dan tak akan ada lagi yang meneteskan air mata mendo’akanmu disetiap hembusan nafasnya Kembalilah segera..... peluklah Ibu......... yang selalu menyayangimu................ ciumlah kaki Ibu yang selalu merindukanmu dan berikanlah yang terbaik di akhir hayatnya........... Kenanglah semua cinta dan kasih sayangnya ...... Ibu ....................... maafkanlah ak sampai kapan pun jasamu tak akan terbalas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar